Semoga pihak kepolisian dalam waktu dekat ini dapat menangkap gembong teroris No. 1 YAKNI NOORDIN M TOP. Perbuatan para tersangka teroris sangat melukai bangsa Indonesia. Bagaimanapun juga teror yang dilakukan di wilayah kita yang tidak ada konflik sektarian sangat disesalkan. Seharusnya mereka tidak melakukan aksinya di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Ini sama saja menghancurkan Islam yang katanya mereka bela.
26 Agustus, 2009
MENGURAI BENANG TERORIS DI INDONESIA
Semoga pihak kepolisian dalam waktu dekat ini dapat menangkap gembong teroris No. 1 YAKNI NOORDIN M TOP. Perbuatan para tersangka teroris sangat melukai bangsa Indonesia. Bagaimanapun juga teror yang dilakukan di wilayah kita yang tidak ada konflik sektarian sangat disesalkan. Seharusnya mereka tidak melakukan aksinya di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Ini sama saja menghancurkan Islam yang katanya mereka bela.
26 Juli, 2009
SIAPA DIBELAKANG "BOMBER" DI INDONESIA
Siapakah yang bermain dibelakang peledakan bom di Indonesia?? Pertanyaan ini dari awal sudah menari-nari dalam benak saya. Kenapa Indonesia dijadikan basis "terorisme" berkedok agama padahal dedenkotnya dari negara lain?? Ini tentu gampang jawabnya karena Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam dan masih terbelakang, baik secara politik, ekonomi dan lainnya. Inilah lahan subur yang digarap pihak asing sehingga mudah mengobok-obok Indonesia.
Selain itu negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang masih minim sarana transportasi jadi "enak" buat pelarian. Yang membuat miris kita semua sasarannya bukan saja warga asing namun juga orang Islam sendiri yang jadi korban dan yang pasti kalau negara ini hancur maka akibatnya juga dirasakan oleh rakyat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Jadi apa untungnya bagi mereka yang mengatasnamakan agama Islam meledakkan bom di Indonesia.
Banyak pihak mensinyalir ada keterlibatan agen negara lain bermain di Indonesia. Saya sangat percaya ini. Kenapa?? Karena jika Indonesia kacau dan bangsanya tidak maju-maju maka pihak asing lebih gampang menguasainya. Indonesia merupakan negara yang kaya raya dengan kekayaan alam melimpah namun SDM masih rendah. Dengan keadaan ini negara lain akan menawarkan bantuannya yang tentu sudah ada "label" harganya dan bangsa ini akan selalu tergantung dari pihak asing.
Selain itu sebagai mayoritas rakyatnya yang beragama Islam maka stigma "teroris" akan terus melekat kepada bangsa ini walau sebenarnya kitalah yang menjadi korbannya. Negara-negara tetangga kita tentu tidak ingin kita lebih maju daripada mereka karena mereka masih mengeksploitasi kekayaan alam kita. Semoga bangsa ini sadar dan bersatu menghadapi segala tantangan dan rintangan.
23 Juli, 2009
LEDAKAN BOM DI HOTEL RITZ CARLTON TIDAKKAH PREMATURE?

Ledakan bom yang meluluhlantakan hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta mengejutkan kita semua. Ditengah hiruk pikuk Pilpres yang baru kita laksanakan dan sedang menunggu proses akhir dari KPU, ledakan bom ini sangat sensitive. Bisa saja diinterprestasikan orang bermacam-macam dan dikaitkan dengan hasil Pemilu. Jika melihat dari aksi peledakan terhadap kedua objek ini maka jelas telah direncanakan matang oleh pelaku. Tidak gampang merekrut orang agar mau melakukan “aksi bom bunuh diri” dalam waktu dekat. Indoktrinasi terhadap pelaku tentu telah dilakukan jauh hari karena menyangkut nyawa orang lain.
Jika kita sedikit merenungkan sasaran bom bunuh diri ini, maka aka beberapa pertanyaan yang muncul. Tidakkah peledakan bom bunuh diri terlalu dini dilakukan?? Kenapa tidak menunggu 1 hari lagi di saat Tim Manchester United sudah menginap disana? Pertanyaan ini hanya bisa dijawab dengan benar oleh “otak pelaku” bom bunuh diri tersebut. Dari berbagai sumber disinyalir peledakan bom di kedua hotel ini melibatkan Noordin M Top sebagai sang sutradara. Hal ini dinyatakan Kapolri Bambang Hendarso Danuri bahwa bahan bom sama dengan yang ditemukan Tim Densus 88 Anti Teror di kediaman Baridin di daerah Cilacap. Salah seorang menantu Baridin diindikasikan sebagai Noor M Top.
Yang membuat sakit hati bangsa Indonesia, peledakan bom diotaki oleh warga Negara Malaysia yang tidak berlaku baik terhadap warga Negara Indonesia di negerinya. Sepertinya Indonesia mengekspor TKI ke Malaysia dan Malaysia mengekspor terror ke Indonesia. Bangsa Indonesia sangat dihormati dunia dibawah kepemimpinan Presiden Soekarno dan Soeharto. Walaupun demokrasi tidak berjalan baik namun Negara kita sangat kuat dan disegani. Pemimpin Indonesia saat ini sibuk bersolek mencari simpati dari Negara lain namun tidak mampu menjaga martabat bangsa ini.