Tampilkan postingan dengan label NOORDIN M TOP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NOORDIN M TOP. Tampilkan semua postingan

26 Agustus, 2009

MENGURAI BENANG TERORIS DI INDONESIA

Pasca peledakan bom di hotel JW Marrriot dan Ritz Calrton Indonesia satu persatu jaringan teroris mulai terurai. Dimulai dari tertangkapnya Ahmad Fery dan terbunuhnya Ibrohim maka identitas kawanan teroris sudah ada di tangan kepolisian. Yang lebih mengejutkan bahwa jaringan teroris atau gerakan bawah tanah tersebut dibangun berdasarkan kekeluargaan. Satu lagi saudara ipar dari Ibrohim berada dalam list DPO yakni Saefudin Zuhri alias Saefudin Djaelani alias Udin dan Muhammad Syahrir alias Aing. Kedua tersangka DPO ini merupakan kakak beradik dan merupakan ipar dari Ibrohim dan Ahmad Fery. Nama baru yang dimasukkan DPO dan sudah tertangkap adalah Muhammad Djibril yang merupakan ponakan dari Irfan M Awwas salah seorang pentolan MMI.

Semoga pihak kepolisian dalam waktu dekat ini dapat menangkap gembong teroris No. 1 YAKNI NOORDIN M TOP. Perbuatan para tersangka teroris sangat melukai bangsa Indonesia. Bagaimanapun juga teror yang dilakukan di wilayah kita yang tidak ada konflik sektarian sangat disesalkan. Seharusnya mereka tidak melakukan aksinya di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Ini sama saja menghancurkan Islam yang katanya mereka bela.

26 Juli, 2009

SIAPA DIBELAKANG "BOMBER" DI INDONESIA


Siapakah yang bermain dibelakang peledakan bom di Indonesia?? Pertanyaan ini dari awal sudah menari-nari dalam benak saya. Kenapa Indonesia dijadikan basis "terorisme" berkedok agama padahal dedenkotnya dari negara lain?? Ini tentu gampang jawabnya karena Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam dan masih terbelakang, baik secara politik, ekonomi dan lainnya. Inilah lahan subur yang digarap pihak asing sehingga mudah mengobok-obok Indonesia.

Selain itu negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang masih minim sarana transportasi jadi "enak" buat pelarian. Yang membuat miris kita semua sasarannya bukan saja warga asing namun juga orang Islam sendiri yang jadi korban dan yang pasti kalau negara ini hancur maka akibatnya juga dirasakan oleh rakyat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Jadi apa untungnya bagi mereka yang mengatasnamakan agama Islam meledakkan bom di Indonesia.

Banyak pihak mensinyalir ada keterlibatan agen negara lain bermain di Indonesia. Saya sangat percaya ini. Kenapa?? Karena jika Indonesia kacau dan bangsanya tidak maju-maju maka pihak asing lebih gampang menguasainya. Indonesia merupakan negara yang kaya raya dengan kekayaan alam melimpah namun SDM masih rendah. Dengan keadaan ini negara lain akan menawarkan bantuannya yang tentu sudah ada "label" harganya dan bangsa ini akan selalu tergantung dari pihak asing.

Selain itu sebagai mayoritas rakyatnya yang beragama Islam maka stigma "teroris" akan terus melekat kepada bangsa ini walau sebenarnya kitalah yang menjadi korbannya. Negara-negara tetangga kita tentu tidak ingin kita lebih maju daripada mereka karena mereka masih mengeksploitasi kekayaan alam kita. Semoga bangsa ini sadar dan bersatu menghadapi segala tantangan dan rintangan.

23 Juli, 2009

LEDAKAN BOM DI HOTEL RITZ CARLTON TIDAKKAH PREMATURE?


Seorang pria baru turun dari lift dengan memakai jas hitam, memakai topi, membawa tas tarik dan dibadannya seperti mengapit sesuatu, dengan langkah tenang memasuki restoran hotel. Dengan gaya seperti orang sibuk dia menelpon pakai hape lalu beberapa detik kemudian, duuuaaaarrr suara ledakan dasyat terdengar dan asap mengepul. Seseorang pengunjung hotel memakai baju putih yang saat itu tepat berada di depan pintu lobi terpental dan hilang tersaput asap tebal. Itulah gambar dari salah satu hotel yang tertangkap kamera CCTV sebelum ledakan terjadi yang disinyalir salah satu pelaku peledakan bom bunuh diri. Gambar video CCTV hotel tersebut sudah sering diputar di stasiun TV dan menjadi top news.

Ledakan bom yang meluluhlantakan hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta mengejutkan kita semua. Ditengah hiruk pikuk Pilpres yang baru kita laksanakan dan sedang menunggu proses akhir dari KPU, ledakan bom ini sangat sensitive. Bisa saja diinterprestasikan orang bermacam-macam dan dikaitkan dengan hasil Pemilu. Jika melihat dari aksi peledakan terhadap kedua objek ini maka jelas telah direncanakan matang oleh pelaku. Tidak gampang merekrut orang agar mau melakukan “aksi bom bunuh diri” dalam waktu dekat. Indoktrinasi terhadap pelaku tentu telah dilakukan jauh hari karena menyangkut nyawa orang lain.

Jika kita sedikit merenungkan sasaran bom bunuh diri ini, maka aka beberapa pertanyaan yang muncul. Tidakkah peledakan bom bunuh diri terlalu dini dilakukan?? Kenapa tidak menunggu 1 hari lagi di saat Tim Manchester United sudah menginap disana? Pertanyaan ini hanya bisa dijawab dengan benar oleh “otak pelaku” bom bunuh diri tersebut. Dari berbagai sumber disinyalir peledakan bom di kedua hotel ini melibatkan Noordin M Top sebagai sang sutradara. Hal ini dinyatakan Kapolri Bambang Hendarso Danuri bahwa bahan bom sama dengan yang ditemukan Tim Densus 88 Anti Teror di kediaman Baridin di daerah Cilacap. Salah seorang menantu Baridin diindikasikan sebagai Noor M Top.

Yang membuat sakit hati bangsa Indonesia, peledakan bom diotaki oleh warga Negara Malaysia yang tidak berlaku baik terhadap warga Negara Indonesia di negerinya. Sepertinya Indonesia mengekspor TKI ke Malaysia dan Malaysia mengekspor terror ke Indonesia. Bangsa Indonesia sangat dihormati dunia dibawah kepemimpinan Presiden Soekarno dan Soeharto. Walaupun demokrasi tidak berjalan baik namun Negara kita sangat kuat dan disegani. Pemimpin Indonesia saat ini sibuk bersolek mencari simpati dari Negara lain namun tidak mampu menjaga martabat bangsa ini.