Tampilkan postingan dengan label MAIN SEX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAIN SEX. Tampilkan semua postingan

28 November, 2009

OTAK PRIA SERING MEMIKIRKAN SEX


ANDA mungkin sering mendengar kalimat Yang ada di pikiran pria cuma seks. Ungkapan semacam itu mungkin juga pernah terlontar dari mulut Anda sendiri. Memang, tak ada asap kalau tak ada api. Jadi, tak ada pernyataan seperti itu kalau tak ada bukti pendukungnya.

Mungkin Anda pernah merasa risih karena bagian tertentu dari tubuh Anda dilihat secara mendetail oleh seorang lelaki?

Setiap 30 menit
Jangan heran jika Anda pernah mengalami kejadian itu. Hasil penelitian mengatakan bahwa otak pria menunjukkan betapa besarnya faktor ini. Survei yang dilakukan Kinsey Institute (sebuah institusi di Universitas Indiana, Amerika Serikat) menyimpulkan bahwa 37 persen pria di dunia ini memikirkan seks setiap 30 menit.

Bahkan sebuah penelitian yang dimuat majalah Glamour mengatakan bahwa pria memikirkan seks setiap 7 detik. Jadi, jika diasumsikan bahwa pria memiliki waktu 16 jam terjaga dalam sehari, dan memikirkan seks setiap 7 detik, berarti ia memikirkan tentang seks sebanyak 57.000 kali sehari. Jumlah ini kurang lebih sebanyak jumlah seorang manusia bernapas kala ia terjaga (tidak sedang tidur). Wow!

Ibarat kompor
Seperti kita ketahui, bahwa pusat dari kehidupan seks manusia terletak di bagian otak yang disebut hipotalamus. Karena selain berperan dalam mengatur emosi, denyut jantung, dan tekanan darah, hipotalamus juga mengatur kehidupan seks.

Jika lelaki bisa memikirkan seks sebanyak itu dalam sehari, sudah bisa ditebak kan, siapa pemilik hipotalamus terbesar? Ya, kaum pria. Bukti-bukti lain juga mendukung tentang kaitan pria dan seks. Salah satunya adalah hormon testosteron yang dimiliki pria. Volumenya 20 kali lebih besar dibandingkan yang dimiliki perempuan. Ditambah dengan hipotalamus yang besar, tidak heran jika gairah pria pun mudah sekali tersulut.

Bahkan jika diibaratkan sebagai kompor, dorongan seks pria bagaikan kompor gas, sementara perempuan lebih mirip tungku elektrik. Pria hanya cukup pemanasan sedikit untuk mencapai ereksi, sementara perempuan perlu foreplay yang panjang untuk membangkitkan gairahnya.

Ekspresi kebutuhan
Anda tentu bertanya-tanya mengapa seks begitu penting peranannya bagi pria? Sebenarnya bukan berarti pria tidak memikirkan hal lain, lho. Kalau otak pria hanya diisi seks, tentu posisi tertinggi dalam bisnis dan politik tidak akan banyak dipegang mereka. Hanya saja bila pria memikirkan lawan jenis, seks lah yang berperan amat besar.

Mengapa bisa begitu? Menurut para ahli, pria mengeluarkan tekanan yang membebaninya melalui orgasme saat bercinta. Pria juga menggunakan seks untuk mengekspresikan kebutuhan emosional mereka. Jadi, jangan heran jika pria langsung tidur usai mencapai puncak. Hal ini karena pria selalu membutuhkan waktu untuk memulihkan diri setelah bercinta. Dengan tidurlah ia memulihkan diri.

09 November, 2009

POSISI SEX KEGEMARAN PARA WANITA



Mau tahu cara memuaskan pasangan Anda. Coba lakukan posisi-posisi seks kegemarannya saat bercinta. Beberapa posisi ini bisa menjadi pilihnnya.

Isabella Snow, seorang ahli seks yang detikhot kutip dari Askmen, Kamis (5/11/2009) menyebutkan beberapa posisi yang menjadi favorit perempuan beserta alasannya.

Woman on Top
Posisi bercinta ini adalah posisi yang menjadi favorit para perempuan. Alasannya sederhana, karena mereka merasa menjadi penguasa permainan. Para perempuan bisa melihat wajah pasangannya saat mencapai kenikmatan. Ritmenya pun bisa mereka atur.

Mau membuat perempuan Anda makin bergairah, lakukan posisi itu sambil duduk di sofa. Cium bagian dada pasangan Anda, dan mainkan jari Anda dengan lembut di pinggulnya.

Misionaris
Posisi ini masih menjadi favorit, karena paling nyaman menurut para perempuan. Agar tidak membosankan, para laki-laki harus membuatnya lebih menarik. Coba dekatkan bibir Anda ke telinga perempuan Anda. Bisikkan hal-hal yang ingin Anda lakukan namanya, dan dia akan mulai meneriakkan nama Anda.

Posisi Berdiri
Bercinta dalam posisi berdiri ternyata sagat disukai para perempuan. Mereka merasa lebih dekat dengan pasangan, apalagi mereka juga bisa melihat mimik pasangannya. Sayangnya, ejakulasi pria saat bercinta dengan posisi ini menjadi lebih cepat. Untuk mengatasinya ada baiknaya untuk memperlambat ritme bercinta. Saat tengah break, para pria bisa merangsang klitoris pasangannya.

Ingin sesuatu yg lebih liar, jangan lakukan posisi ini di kamar tidur. Lemari dapur atau kamar mandi merupakan tempat yang cukup baik untuk memanaskan malam Anda.

Posisi Sendok
Posisi sendok atau spooning juga menjadi salah satu favorit perempuan. Posisi pria yang memeluk mereka dari belakang menimbulkan rasa nyaman. Apalagi pria saat itu bisa dengan bebas merangsang bagian intin perempuan, mulai dari mencium leher, meraba bagian dada, hingga klitoris. Sama seperti pada posisi misionaris, pria juga bisa membisikkan kata-kata rayuan panas, yang membuat pasangannya semakin terangsang saat melakukan posisi ini.(kee/kee)

06 November, 2009

WOW.....HADIAH ULTAH DARI ISTRI: HUBUNGAN SEX SETIAP HARI SETAHUN PENUH


New York, Apa yang terjadi ketika pasangan berhubungan seks setiap hari? Banyak yang berpikir itu tidak mungkin. Tapi Charla Muller seorang ibu rumah tangga mengalami perubahan yang dramatis ketika menawarkan seks setiap hari selama setahun kepada suaminya.

Charla adalah layaknya ibu rumah tangga biasa setelah sebelumnya mundur dari pekerjaan sebagai manager PR di sebuah perusahaan bergengsi. Perempuan Amerika itu setiap hari mengerjakan pekerjaan rumah tangga mulai dari mencuci, menyeterika, mengurus anak, masalah popok hingga percekcokan. Semua masalah itu telah membuatnya banyak meninggalkan kehidupan seksnya.

Ketika suaminya Brad Muller berulangtahun ke-40, Charla memutuskan untuk memberikan hadiah yang luar biasa menawarkan seks setiap hari selama setahun. Dia telah memutar otaknya untuk memikirkan hadiah yang belum pernah ada, membuat akrab dan yang paling penting mengesankan. Pengalamannya itu telah ditulisnya dalam buku berjudul '365 Nughts: A Memoir of Intimacy'.

"Ketika Charla datang dengan gagasan seks setiap hari selama setahun, saya pikir saya akan mendapat jackpot. Manusia apa yang tidak akan berpikir bahwa itu yang terbaik yang pernah ada?" kata Brad seperti dilansir dari dailymail, Jumat (6/11/2009).

Namun meski merasa senang, Brad pun berpikir hal itu tidak mungkin dilakukan. Melakukan seks setiap hari seperti gagasan Charla menurutnya adalah seperti menjalankan tugas. Padahal Brad menilai seks yang greng adalah seks yang spontan.

Namun ibu dua anak itu akhirnya mampu meyakinkan sikap skeptis (ragu-ragu) Brad dan mereka akhirnya memulai prosesi tersebut sejak Juli 2006. Sayangnya, malam pertama hadiah untuk Brad itu bertepatan dengan liburan keluarga ke rumah orangtuanya.

"Itu tidak kondusif untuk hal semacam itu. Aku berpikir apa yang saya lakukan karena ini akan kami lakukan selama setahun. Tapi aku senang begitu kami lakukan, kami menyadari itu bukan hal yang sulit," ujar Charla.

Meski tidak mengklaim 100 persen melakukan seks selama setahun mereka mengaku berhubungan seks 28 hari per bulan selama 12 bulan. Charla juga tidak merinci gaya seks seperti apa yang dilakukan ketika sedang datang bulan yang jelas ia mengaku melakukan hubungan seks setiap hari.

Charla mengakui sejak melahirkan anak pertama dia merasa mulai menghindari seks. "Saya tidak bisa bilang benci seks dengan Brad tapi ketika itu saya tidak pernah merasa terdorong untuk melakukannya sesering mungkin," katanya.

Charla mengakui sangat normal bagi wanita yang kehilangan gairah seks setelah melahirkan. Tetapi Charla mengalami lebih dari itu dia bahkan tidak punya keinginan untuk mendapatkannya kembali. "Lebih buruk lagi, aku bahkan tidak melihat bahwa kami memiliki masalah serius," katanya.

Charla malah disibukkan lagi dengan pekerjaannya sebagai PR dan berambisi untuk mencapai target semuanya. "Saya pikir saya bisa memiliki pernikahan yang panas, anak-anak besar dan pekerjaan yang bermanfaat. Hanya sekarang saya katakan pada wanita muda pergilah berdua dengan suami dan melihat seberapa jauh yang Anda dapatkan," katanya.

Ketika dia dan suaminya jarang melakukan hubungan seks, Charla juga melihat tidak ada masalah. Ternyata Brad menjadi begitu dingin karena mendapat penolakan yang terus-menerus dari istrinya yang sudah kelelahan.

"Dia bilang dia benci harus memohon untuk seks. Saya tidak pernah berpikir bahwa saya menolak hubungan intim sebagai menolak dia, tetapi tentu saja Brad merasa seperti itu. Saya selalu mengira pernikahan saya begitu aman. Saya tidak pernah menganggap Brad akan tersesat," katanya.

Awalnya Brad berpikir ide seks selama setahun adalah ide sampah. Bagaimana bisa spontan melakukan seks di tengah-tengah kehidupan keluarga. "Tapi kami harus kompromi sedikit. Berusaha untuk tidak menyadari betapa ada penjadwalan itu," katanya.

Mereka akhirnya menyadari ada waktu untuk melakukan seks seperti mematikan TV karena banyak pasangan telah jatuh ke dalam kebiasaan menonton TV sebelum tidur. "Pada saat kami benar-benar pergi tidur setelah nonton TV kami gagal melakukan seks. Ketika itu saya menyadari sebenarnya ada banyak waktu untuk seks," katanya.

Charla mengaku selama menjalankan seks setahun itu, dia dan suaminya menjadi lebih perhatian satu sama lain, bukan hanya di tempat tidur, tapi tentang hal-hal kecil yang sepele. Brad akan menawarkan untuk melakukan beberapa tugas dan Charla mengaku tidak berpikir Brad melakukannya untuk mendapatkan seks tambahan.

"Kami menjadi jauh lebih dekat," ujar Charla.

Bagaimana setelah program seks setahun itu berlalu? Charla dan Brad mengaku kini kehidupan seks mereka lebih seimbang. Charla telah membuktikan perkawinannya bertambah kuat dengan banyak melakukan seks.

"Ketika teman-temanku bertanya apakah sehat melakukan seks hanya sekali seminggu, tiga kali seminggu. Aku hanya memberitahu mereka untuk melakukannya dua kali lebih sering ketika mereka sedang melakukannya saat ini," kata Charla.

Berani dengan tantangan Charla?

30 Oktober, 2009

INILAH ALASAN PEREMPUAN MENOLAK SEX



Jakarta Bingung karena pasangan Anda tiba-tiba dingin dan tak mau bermesraan. Ia bahkan tak mau lagi bercinta dengan Anda. baca info berikut, dan Anda akan mengetahui penyebabnya.

Banyak alasan yang membuat perempuan kehilangan hasrat seksnya. Terkadang perubahan mood itu membingungkan pasangan mereka. oleh karena itu, tak ada salahnya para pria mengerti alasan pasangannya menolak seks.

Beberapa alsan dibelikan oleh Sarah Stefanson, seorang ahli seks yang detikhot kutip dari Askmen, Rabu (28/10/2009). Mau tahu beberapa alasannya? ini dia!

1. Dia Kecewa
Di depan Anda perempuan seringkali sulit mengungkapkan perasaannya. Bahkan beberapa di antara mereka seringkali menahan diri untuk menunjukkan emosinya, semata-mata karena memikirkan perasaan pasangannya. Namun dalam urusan ranjang, perempuan tak lagi bisa berpura-pura. kekecewaan yang ia rasakan secara tidak sadari membuatnya menolak pasangannya.

2. Dia ingin menunjukkan wibawanya
salah satu alasan perempuan menolak seks dengan pasangannya adalah karena ia ingin menujukkan kekuatannya. Terkadang perempuan yang biasanya 'lema' dan terkesan tidak dominan akan merasa mempunyai sedikit wibawa ketika bisa menolak ajakan seks dari pasangannya.

3. Dia ingin memanipulasi
Menolak seks bisa berarti bargaining position bagi para perempuan. Dengan menolak seks, perempuan bisa meminta hal-hal yang ia inginkan, sehingga pasangannya 'terpaksa' menuruti keinginannya.

4. Bosan
Penolakan yang dilakukan perempuan akan kegiatan bercinta bisa jadi karena alasan bosan. Mungkin perempuan itu merasa tak lagi bisa menikmati kegiatan bercinta. Anda sebagai pasangan harus tahu bagaimana cara menghidupkan hasratnya lagi.

5. Dia sangat letih
Keletihan bisa juga menjadi alasan perempuan menolak seks. Anda sebagai pasangan pun harus lebih peka dengan keadaannyanya. Apalagi seks itu membutuhkan stamina dan keadaan fisik yang prima. Jika memeng perempaun Anda tengah letih, ada baiknya untuk tidak memaksanya.

6. Dia berselingkuh
Kemuungkinan yang terakhir adalah yang paling tidak diinginkan. saat hatinya tak lagi milik Anda, maka sulit baginya menyerahkan tubuhnya untuk Anda nikmati. Apalagi mungkin kini ia lebih menikmati hubungan seks dengan orang lain.

(kee/kee)