17 November, 2010

RATUSAN JANIN DITEMUKA DI KUIL THAILAND


REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK--Polisi Thailand menemukan ratusan janin manusia di sebuah kuil Budha yang tampaknya digunakan oleh klinik aborsi gelap sebagai tempat pembuangan.

Polisi hari Selasa (16/11) mengatakan, mereka masuk ke kuil di ibukota Bangkok itu setelah mendapat petunjuk dan menemukan 348 janin terbungkus dalam kantong plastik menunggu dikremasi di rumah mayat kuil itu. Mereka menduga janin-janin itu datang dari klinik-klinik aborsi gelap.

Koran Thailand, The Nation mengatakan, pengelola kuil itu mengaku digaji oleh beberapa klinik untuk memusnahkan janin-janin itu.

Aborsi dilarang di Thailand kecuali dalam kasus di mana kehamilan terjadi karena pemerkosaan atau jika melahirkan bisa mengancam kesehatan ibu.

03 Oktober, 2010

URANG BANJAR NANG ARTIS INI BANYAK TATOO


JAKARTA - Tato tidak lagi identik dengan premanisme dan gambar di tubuh adalah sebuah seni. Apalagi bagi Olla Ramlan , artis berdarah Dayak ini tidak aneh dengan seni tato di tubuh.

"Sebenarnya saya suka tato dari usia 17 tahun. Tato di tangan itu tulisannya tis'ah asyarah. Itu nama Mama dari Bahasa Arab, artinya angka 9 dan 10," papar Olla ditemui di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat (1/10/2010).

Tato yang bertuliskan nama ibunya tersebut adalah salah satu trik pemilik nama Febiolla Ramlan ini agar tidak dimarahi orangtuanya. "Sebenarnya sih biar Mama enggak ngomel. Saya punya tato, tato nama Mama," selorohnya sambil tertawa.

Baginya, tato yang diukir di tubuh sengaja diambil dari nama-nama orang terdekat di hatinya. "Aku ada 12 tato," akunya.

Olla memaparkan tato yang ada di tangan kanannya adalah tato kedelapan. Selain nama ibunya, ada juga tato inisial nama ayahnya, MR.

"Kan adik-adik aku tatoan semua. Jadi setiap mau ketemu Papa, adik-adik saya yang cowok itu pakai kaos lengan panjang supaya enggak kelihatan," tutur Olla.

Lalu dia memberanikan diri untuk berbicara ke ayahnya via SMS. "Dan reaksinya cuma oh. Akhirnya aku dan adik-adik aku jadi lebih santai setelah itu," tandasnya.

10 September, 2010

HAWKING, TUHAN BUKAN PENCIPTA ALAM SEMESTA


Fisikawan terkemuka Stephen Hawking mengatakan alam semesta tercipta akibat hukum-hukum fisika tanpa campur tangan Tuhan.

Hawking sebelumnya berpendapat bahwa keberadaan Sang Pencipta tidak bertentangan dengan sains, tetapi dalam buku barunya Hawking mengatakan pembentukan alam semesta dalam peristiwa Big Bang merupakan konsekuensi tak terelakkan dari hukum-hukum fisika.

Dalam buku berjudul The Grand Design yang cuplikannya dimuat koran Inggris the Times, Hawking mengatakan pembentukan alam semesta tidak perlu melibatkan Tuhan.

Dalam buku barunya, fisikawan Inggris ini menggugat keyakinan Sir Isaac Newton bahwa alam semesta pasti dirancang oleh Tuhan karena semesta tidak mungkin terwujud dari chaos.

Untuk mendukung pendapatnya, Hawking antara lain menyebut temuan sebuah planet pada tahun 1992 yang mengorbit sebuah bintang yang bukan matahari kita.

"Temuan itu berarti kondisi keplanetan kita, dimana terdapat satu matahari dan kombinasi yang menguntungkan dalam jarak bumi matahari serta massa matahari, tidak begitu menakjubkan," kata Hawking.

Tanpa Tuhan

Karena ada hukum gravitasi, alam semesta bisa dan memang terbentuk sendiri dari ketiadaan

Stephen Hawking

Temuan itu menurut Hawking juga melemahkan bukti bahwa Bumi diciptakan untuk ummat manusia.

"Karena ada hukum gravitasi, alam semesta bisa dan memang terbentuk sendiri dari ketiadaan," kata Hawking.

Hawking mengatakan kehadiran Tuhan tidak diperlukan untuk memulai proses penciptaan alam semesta.

Buku baru Hawking ini ditulis bersama fisikawan Amerika Leonard Mlodinow dan akan diterbitkan tanggal 9 September.

Dalam bukunya yang terbit tahun 1988 berjudul A Brief History of Time, Profesor Hawking tampaknya menerima peran Tuhan dalam penciptaan alam semesta.

" Kalau kita bisa menemukan teori yang lengkap, teori itu merupakan kemenangan besar bagi akal manusia - karena dengan demikian kita akan tahu benak Tuhan," kata Hawking ketika itu.