10 Mei, 2010

GADIS USIA 17 TAHUN SEPERTI BOCAH SETAHUN


Anda mungkin tidak akan pernah menyangka kalau bocah perempuan dalam gambar ini sebenarnya sudah berusia 17 tahun. Akibat mengidap suatu kelainan, gadis bernama Brooke Greenberg ini seperti terjebak jiwa dan raganya dalam tubuh seorang anak berusia setahun.

Brooke, yang lahir di kota Reistertown, Baltimore, Amerika Serikat, mengalami kelainan dalam pertumbuhan baik secara fisik maupun mental. Tubuhnya hanya setinggi 30 inci dan pikirannya seperti anak berusia satu tahun.

Pada saat dilahirkan, tidak ada keganjilan yang tampak pada Brooke. Namun, sebelum usia dua tahun, ia mengalami beberapa kejadian yang tak bisa dijelaskan secara medis. Seiring bertambahnya usia kedua orangtuanya, Melanie dan Howard, semakin menyadari kalau anaknya ini tidak tumbuh dan berkembang secara normal.

Para dokter tidak dapat memberikan penjelasan secara medis terhadap kelainan yang dialami Brooke. Namun, mereka yakin bahwa sebagian besar bagian tubuhnya tidak berkembang dan terkoordinasi sebagaimana mestinya. Brooke sebenarnya bisa bergerak dan mengenali suara, tetapi ia tidak bisa bicara. Tulangnya pun mirip anak berusia 10 tahun, tetapi giginya masih seperti bayi.

Para dokter benar-benar bingung dengan kelainan ini. Mereka pun sempat menduga Brooke mengidap penyakit yang disebut Syndrome X. Namun, sebuah kajian awal terhadap DNA-nya mengindikasikan bahwa kegagalan tumbuh kembang yang dialami Brooke mungkin berkaitan dengan suatu kecacatan gen yang juga berperan dalam proses penuaan manusia pada umumnya.

Para peneliti berharap, dengan menganalisis lebih jauh DNA Brooke, akan ditemukan sebuah petunjuk awal dari proses penuaan dan bahkan dapat menciptakan suatu terapi baru dan pengobatan bagi penyakit yang berkaitan dengan usia lanjut.

Menurut rencana, para ilmuwan terkemuka dari pelbagai penjuru dunia akan berkumpul dalam sebuah konferensi di London, Inggris, pada pekan ini. Mereka akan mendiskusikan sejumlah temuan berkaitan dengan kelainan yang dialami Brooke.

kompas.com

21 April, 2010

KENAPA PRIA TERTIDUR SETELAH BERCINTA


Pertanyaan mengapa pria tertidur usai melakukan hubungan seks sering hadir dalam pikiran para perempuan. Nyatanya, pada pria, ada perubahan hormonal yang terjadi pada saat orgasme terjadi. Perubahan inilah yang menjelaskan mengapa pria tertidur usai orgasme. Para peneliti menemukan bahwa usai melakukan hubungan seks, pria dan juga perempuan melepaskan sejumlah zat kimia seperti oksitosin, prolaktin, asam gamma amino butirat (GABA) dan endorfin.

Masing-masing zat kimia ini menyumbangkan perasaan mengantuk. Sepertinya zat-zat tersebut dilepaskan dalam jumlah yang sama pada pria maupun wanita. Zat prolakstin menjadi penyebab adanya perasaan mengantuk. Zat itu dihasilkan di kelenjar pituiler dan fungsinya yang paling banyak dikenal adalah merangsang produksi susu.

Prolaktin ini dipercaya bisa meredakan rangsangan seks usai orgasme dan melepaskan pikiran soal seks. Selama tidur, kadar prolakstin bisa meningkat. Selain itu, ada zat kimia oksitosin yang dihasilkan saat pria usai bercinta. Dan inilah yang merangsang perasaan puas dan santai setelah berhubungan seks.

Sedangkan zat GABA memiliki efek penenang dan ini juga bisa membuat pria tertidur. Umumnya, pria memiliki lebih banyak massa otot dibandingkan perempuan hingga pria biasanya lebih lelah usai melakukan hubungan seks. Dan hormon-hormon diatas lebih menyebabkan pria memiliki rasa tenang dan santai hingga bisa membuatnya mengantuk, lebih dibandingkan dengan perempuan.

Dalam setiap hubungan seks, perempuan tidak mutlak selalu mengalami orgasme hingga kalangan perempuan tidak selalu melepaskan zat-zat kimia tersebut. Intinya, ada tiga kesimpulan yang bisa didapat dari hasil penelitian para ahli tersebut.

Yakni pertama, pria dan wanita sama-sama melepaskan zat kimia yang menyebabkan rasa mengantuk. Kedua, pria memiliki massa otot yang lebih banyak dari perempuan hingga membuatnya lebih letih usai berhubungan seks. Ketiga, wanita tidak selalu mencapai orgasme saat berhubungan seks hingga zat-zat kimia tersebut tidak dilepaskan usai berhubungan seks.

prc

09 April, 2010

DEMO WANITA TELANJANG DADA DI PORTLAND AS


Telanjang Dada - Puluhan perempuan bertelanjang dada di sebuah jalanan kota Portland, Maine, Amerika Serikat sebagai bentuk protes mengenai adanya standar ganda di negara bagian Maine itu.

parade telanjang dadaPenyelenggara demo, Ty MacDowell, 20 tahun, mengatakan kaum pria leluasa berjalan telanjang dada di Maine, namun kaum perempuan meskipun tidak illegal terlalu takut berpergian tanpa penutup dada.

Ketika menggelar demo memamerkan dada, puluhan kaum perempuan itu mendapat kawalan dari pihak kepolisian setempat.

Ratusan orang, kebanyakan kaum pria, menonton aksi pamer dada itu. “Saya kecewa karena banyak pria mengambil foto dengan ponsel,” kata MacDowell dikutip dari Telegraph.

“Saya benar-benar marah dengan pria yang menonton aksi ini seperti menonton sebuah parade.”

Salah satu peserta demo mengatakan tidak terkejut dengan semua perhatian para pejalan kaki, karena sebagian perempuan telanjang di depan umum yang dianggap “tabu”.

Adrianna Tibkey, yang baru saja pindah ke Portland mengatakan, “pawai ini benar-benar menyenangkan, dan itu bagus untuk mengetahui kalau bertelanjang dada diperbolehkan di sini.”

Negara bagian Maine memang memiliki sejumlah aturan yang sangat longgar mengenai ketelanjangan. Di negara bagian ini perempuan diperbolehkan berpergian dengan telanjang dada.

Namun sedikit kaum perempuan yang berani jalan di Maine sambil telanjang dada, karena takut dilirik kaum pria.

Kaum perempuan atau pria akan terkena hukuman di Maine apabila mereka memperlihatkan kemaluannya di depan umum. (Foto -foto pressherald.com)