09 Juli, 2009

KENAPA MUSLIM UIGHUR DIBANTAI TENTARA CHINA??


Dunia ini terasa kejam bagi muslim Uighur yang masih warga Negara China namun secara politik dan ekonomi terpinggirkan. Ini tentu tidak terlepas dari sejarah masuknya daerah Propinsi Xinjiang kedalam Negara RRC pada tahun1949. Jenderal Wang Zhen membantai banyak suku Uighur agar mau bergabung dengan Negara komunis RRC. Saat ini hampir setengah dari 20 juta rakyat Propinsi Xinjiang adalah muslim Uighur yang secara budaya lebih dekat ke Asia Tengah. Sejarah memang tidak selalu ditulis dengan tinta emas namun terkadang dengan darah orang lain.

Kerusuhan yang telah menelan korban jiwa +/- 156 jiwa manusia memang tidak seberapa jika dibandingkan jumlah penduduk RRC yang mencapai 1,2 Milyar jiwa namun nyawa manusia tetap harus dipertanggungjawabkan kepada dunia. Polisi juga telah menangkap 1.434 orang yang diduga terlibat aksi kerusuhan massal yang menuntut perlakuan adil secara ekonomi dan politik seperti halnya suku HAN sebagai mayoritas di RRC. Tuntutan ini berakhir rusuh yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan ditangkapnya para aktivis suku UIGHUR MUSLIM.

Pemerintah RRC menuduh Rebiya Kadeer sebagai Ketua Komite Uighur Internasional yang saat ini tinggal di Amerika Serikat sebagai actor intelectualnya. Pemerintah RRC mendapat protes dari aktivis HAM di Belanda dengan melempari kaca jendela Kedubes RRC disana. Begitu juga di Jerman, Konsulat China di Munich mendapat amuk massa dan dilempari bom Molotov pada hari senin.

Jika kita simak dengan seksama kenapa muslim di China, Thailand, Myanmar dan Negara-negara lain mendapat perlakuan keras dari pemerintah setempat? Maka jawabannya karena sebagai suku minoritas muslim disana mendapat perlakuan yang tidak adil dibandingkan suku mayoritas yang sedang berkuasa di pemerintahan. Selain itu lemahnya Negara-negara Islam secara Politik dan Ekonomi di dunia membuat umat Islam tidak mendapat perlindungan yang baik. Perlakuan buruk terhadap warga Muslim dikarenakan tidak adanya satu negarapun yang berani menjadi pelindung. Berbeda dengan warga Negara Israel yang mendapat perlindungan 24 jam sampai akhir hayatnya dari bangsa Yahudi Israel dan Amerika Serikat. Ini karena merekalah yang mengatur dunia dan dunia ada digengaman mereka, baik itu secara politik, ekonomi dan lainnya.

04 Juli, 2009

ANAKKU SUDAH BESAR SEKARANG..


Sungguh bulan Juli 2009 ini merupakan bulan yang sangat istimewa bagi kita semua. Ini berkaitan dengan pesta demokrasi yang akan kita laksanakan pada tanggal 8 Juli 2009, yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2009-2014. Tinggal 4 hari lagi kita bersama-sama akan menentukan siapa pemimpin kita untuk 5 tahun berikutnya. Ada 3 pasangan calon yang akan berlaga merebut simpati rakyat. Semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangannya, namun merekalah yang terbaik. Kita tinggal memilih siapa yang paling baik dari ketiga calon pemimpin kita, ada SBY-Boediono, Mega-Prabowo atau JK-Wiranto. Pilihlah sesuai hati nurani kita karena itulah yang terbaik, menang ataupun kalah jagoan kita harus dapat menerimanya. Mendukung yang menang adalah pilihan terbaik dalam setiap kompetisi di alam demokrasi.

Ada hal lain juga yang membuat bulan ini sangat istemewa yakni anak saya si kembar Arya dan Nabila masuk Sekolah Dasar. Rasanya jantung saya mau copot menunggu keluarnya pengumuman diterima atau tidaknya mereka di SDN Favorit kami. Ada 200 orang pendaftar sedangkan bangku yang tersedia hanya 3 kelas yang masing-masing kelas menampung 30 orang siswa. Artinya, lebih dari separo siswa yang tidak akan tertampung di sekolah tersebut. Inilah yang membuat saya deg deg plas, gimana susahnya persaingan masuk sekolah dasar. Anak sekecil ini mana tahu dengan urusan beginian. Orang tuanyalah yang paling repot dan sport jantung, termasuk saya. Si anak malah berlarian kesana kemari tanpa beban sesuai dengan dunianya. Dunia anak-anak yang tiada beban dan ceria.

Alham dulillah badai telah berlalu….kedua anak saya diterima di sekolah dasar yang mereka dan saya inginkan. Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas semua ini. Dikaruniai 3 orang putera puteri yang sehat, kuat, cakep (seperti bapaknya……hee..narsis), pintar dan berakhlak adalah anugerah yang paling berharga bagi orang tua seperti saya. Semoga anak-anak kami lebih sukses dibandingkan kedua orang tuanya. Itulah doa dan harapan kami.

27 Juni, 2009

ORANG BILANG SAYA "KERAS"


Banyak orang bilang saya ini orangnya keras, tanpa kompromi dan susah diatur. Saya sangat setuju 200% dengan orang tersebut. Begitulah adanya saya tidak bisa kompromi dengan hal-hal yang tidak benar (tentu menurut saya) karena saya merasa sebagai pemimpin bagi diri saya sendiri. Disini sayalah “BOS” dan orang lain itu hanya bawahan saya. Tidak ada orang yang bisa memerintahkan saya untuk berbuat hal-hal yang tidak saya sukai ataupun yang saya tidak mau. Saya berani katakan “TIDAK” untuk hal itu. Saya sangat menyadari hal ini tentu akan mempengaruhi jalan karier saya tapi saya pribadi dengan bangga katakan bahwa karier saya ada ditangan saya sendiri dan Tuhan, sedangkan orang lain hanya pelengkap saja.

Hidup ini memang tidak mudah, banyak onak dan duri disetiap langkah perjalanan hidup. Kita hanya tidak memilih jalan mana yang akan dilalui. Jika ingin jalan tol yang mulus yang telah disediakan “developer” tentu kita hanya sebagai pengguna bahkan hanya penyewa saja. Memang hidup akan lebih enak karena kita tidak pernah kesakitan saat melaluinya. Kita hanya tinggal lewat dan “BAYAR TOL” lalu sampai ke rumah. Berhari-hari, bertahun-tahun kita lalui jalan tersebut namun tetap itu jalan ‘ORANG LAIN’ bukan jalan ‘SAYA’.

Saya memilih jalan yang belum pernah ditempuh dan dilalui orang lain. Jalan itu penuh onak dan duri, terjal dan berliku, dan saya harus membuat ‘JALAN SAYA SENDIRI” dengan sepenuh tenaga, pikiran dan waktu yang disediakan ALLAH SWT pencipta saya. Kontrak saya didunia ini telah saya tandatangani sewaktu saya didalam kandungan IBUNDA SAYA dan akan saya jalani dengan sepenuh hati. Tidak ada keraguan sedikitpun dalam hal itu bahwa HIDUP, MATI, KARIER, JODOH telah saya tentukan sendiri saat saya menandatangani ‘KONTRAK HIDUP” dihadapan ALLAH SWT.

Lalu apa yang harus saya takutkan tentang karier saya?? Apa saya tidak ingin sukses dalam karier seperti menjadi seorang pemimpin?? Tentu saja saya ingin sukses dan hebat dalam hal tersebut karena pada dasarnya saya adalah seorang PEMIMPIN yang telah dibuktikan dengan berhasilnya saya berada didunia ini. Sel sperma “saya” telah mengalahkan 1.999 sel sperma lainnya untuk menjadi ‘SAYA’, jadi saya tentu siap menjadi pemimpin dimana saja dan kapan saja. Tidak hanya dikantor tapi juga dirumah, dilingkungan tempat tinggal, ditenggah keluarga dan dimana saja.

Andri Wongso dalam seminarnya mengatakan”Jika kita lembek di dalam maka kehidupan akan keras diluar” artinya kita tidak boleh manja, malas, jadi pemakai. Kita harus menciptakan jalan hidup kita sendiri. Orang bijak berkata “Jika ingin sukses buatlah jalan sendiri jangan lalui jalan orang lain” karena orang sukses dan besar adalah penemu(maker) bukan pemakai (follower).